Home > Mutiara > Apakah Sabar ada batasnya?

Apakah Sabar ada batasnya?

Pagi-pagi begini sudah menulis tentang sebuah persoalan yang amat berat, Apa yang diulas disini merupakan pemikiran penulis dan penulis bukan ahlinya dalam bidang ini, penulis hanya ingin meyampaikan apa yang penulis pahami tanpa bermaksud apa-apa.

Sabar adalah tindakan dan perilaku yang amat sangat berat bagi kita. Dalam kehidupan sekarang ini banyak diantara kita yang disebabkan oleh faktor apapun itu yang menekan kehidupan kita (ekonomi, sosial, pekerjaan, dll) membuat kita menjadi sering marah tanpa suatu dasar yang jelas. Merasa tersinggung sedikit kita langsung marah tanpa terkendali. Padalah dengan marah kita tidak akan dapat menyelesaikan persoalan yang sedang kita hadapi malah akan memperumit keadaan. Ada juga dari kita karena dikejar deadline pekerjaan kita jadi cepat marah walaupun hanya tersinggung masalah sepele. Kita menumpahkan kekesalan kita pada orang yang menyinggung tadi, apalagi orang tersebut dalam tempat kita bekerja posisinya (mohon maaf) berada dibawah kita.

Dalam Agama yang penulis yakini kita dianjurkan dan diharuskan untuk bersabar dalam kondisi apapun, karena dengan sabar kita sama sekali ndak akan rugi, kita akan memperoleh keuntungan yang berlipat-lipat. Kalau kita hubungkan dengan ilustrasi pada paragraf pertama, suatu pertanyaan muncul apakah sabar ada batasnya?..dengan adanya pertanyaan ini mengindikasikan bahwa jika batasan itu telah terlampaui, maka kita diperbolehkan marah dan lain-lain tentunya..dari sini timbul lagi pertanyaan, apakah ya seperti itu?..Teman, penulis banyak mendengar bahwa sabar itu ada batasnya? dari sini penulis mulai berfikir, apa benar seperti itu?perlu kita kaji ulang informasi diatas?..disini penulis bertanya pada diri sendiri, Batasan? kalo ada kata batasan, berarti ada yang membuat batasan tersebut? kalau ada yang membuat batasan itu, lalu siapa yang membuat batasan tersebut?..banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang muncul dalam benak penulis..

Dari ilustarasi diatas, penulis kembalikan ke diri penulis sendiri, sebenarnya mengapa menjadi marah? apa yang mendasari itu?..Nah teman, ketika pertama kali kita marah, sikap sabar tersebut juga hilang dalam diri kita..dari sini penulis bisa menarik sebuah benang merah yaitu ketika kita mulai marah, sabar dengan sendirinya akan hilang dalam diri kita..Nah disitulah batas kesabaran kita..Kemampuan diri kita dalam mengendalikan emosi itulah yang akan menjadi batas kesabaran kita. Semakin kita bisa mengendalikan emosi kita, maka kita akan menjadi orang yang bersabar. Kesimpulan yang dapat penulis ambil adalah Sabar tidak ada batasnya. Sebenarnya diri kitalah yang membuat batasan tersebut. Batasan tersebut adalah kemampuan diri kita dalam mengendalikan emosi..

Itulah gambaran dan pemahaman penulis tentang batasan kesabaran, sekali lagi penulis bukan ahlinya dalam pembahasan ini, apabila ada kata-kata yang kurang benar kritik dan saran sangat penulis harapkan..

Jabat Erat

Dayat Kurniawan

About these ads
Categories: Mutiara
  1. Nur Hidayati
    February 13, 2009 at 4:02 pm

    Semua peristiwa ada hikmahnya. Hikmah kesabaran bisa dipahami setelah menjalani proses kesabaran itu sendiri. Ternyata, dalam menjalani sebuah proses yang memerlukan kesabaran, ikhtiar dan doa adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Gampang putus asa, berkeluh kesah adalah manusiawi, tetapi kadang-kadang tidak semua orang bisa mengatasi sifat yang “manusiawi” ini.
    Disinilah letak kesabaran itu… Bisakah kita mengatasi keluh kesah dan menjadikan keluh kesah itu tantangan agar kita menjadi yang lebih baik?
    Salam dan sukses selalu..

  2. leen
    April 20, 2010 at 12:52 am

    Penulisan yang baik. Saya telah meminjam sedikit kata2 anda dan masukkan dalam post Facebook saya. Terima kasih

  3. ugih
    April 20, 2010 at 8:38 am

    kalau sifat sabar atau menahan emosi memang tidak boleh ada batasnya,…namun bila mengenai marah, itu belum tentu seseorang telah kehilangan kontrol atas emosinya..maka anda boleh bahkan disuatu saat harus marah (dengan terarah) apabila ada orang atau anak kecil berbuat sesuatu yang berlawanan dengan kebenaran..apalagi itu untuk kepentingan orang yang dimarahi..
    Dan janganlah anda marah terhadap sesuatu ketetapan…apalagi Ketetapan yang datang dari Allah..

  4. Dayat Kurniawan
    April 20, 2010 at 9:19 am

    @Gani –> coba dilihat di datasheet isd25120 punya berapa row alamat,,,dari situ bisa diketahui untuk 1 secon butuh berapa row alamat,,,masalah yang terjadi itu kemungkinan pengalamatannya kurang pas tiap suara yang disimpan…klo bahasa C saya ndak punya libnya,,kalo kalo mau konvert dari asm ke c mungkin program yang telah saya buat bisa jadi referensi..
    @Laen –> Terimakasih.. :)
    @Ugih –> Terimakasih… :)
    @Ryu –> function getbitmap(TBitmap), kalo mau disimpan Tbitmap nya diganti TImage, mungkin seperti ini getbitmap(Image1.Picture.Bitmap),,,untuk save nya bisa pake
    Image1.Picture.Bitmap.SavetoFile(‘Folder Tempat Menyimpan’);
    Kalo masalah ‘Interface not supported’ , coba dicek di propertie dari FilterGraph yang dipake di bagian mode–>gmcapture..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: